INFO

  • 10:05:26 pm on Maret 21, 2009 | 0

    Buruh PT Gracia Indo Garmen Tuntut Upah

    BANDUNG, KOMPAS- Sekitar 150-200 buruh PT Garcia Indo Garmen mendatangi rumah pemiliknya di Jalan Karang Tinggal, Bandung untuk meminta kepastian upah yang sudah dua bulan tidak dibayar.

    Siti (36) salah seorang buruh, mengatakan, sudah lebih dari 2,5 bulan gajinya belum dibayar, bahkan gajinya dicicil Rp 12.500-Rp 23.000 per minggu. Padahal, kebutuhan rumah tangga semakin tinggi, termasuk biaya sekolah anak-anaknya.

    “Untungnya, suami saya juga kerja, sehingga masih ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kata Siti, sambil menunggu demo yang dilakukan di depan rumah pemilik PT Gracia Indo Garmen, Kamis (22/11).

    Menurut kuasa hukum buruh PT Gracia, Usman Firdaus dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, tuntutan buruh adalah pemenuhan upah buruh sesuai dengan upah minimum kabupaten. Rata-rata, upah pokok buruh yang dibayarkan perusahaan sekitar Rp 400.000-Rp 600.000, padahal UMK di Kabupaten Bandung sebesar Rp 800.000 per bulan.

    Para buruh juga menuntut agar ada kepastian bagi buruh yang dirumahkan, sebab banyak sebagian buruh yang dirumahkan namun tidak mendapat uang tunggu atau tunjangan PHK. “Mereka butuh kepastian soal upah juga tentang tunjangan PHK. Sebab, sejak lebaran banyak buruh yang statusnya tidak jelas, tidak dirumahkan tapi tidak ada pekerjaan,” kata Usman.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: